Catatan positif tersebut menguatkan statementnya soal Mugello sebagai sirkuit favoritnya. Di banyak wawancara, sirkuit Italia tersebut sering menjadi pilihan utama Veda, meskipun tidak disebutkan secara spesifik apa alasannya.
Hasil positif tahun lalu itu ternyata tidak bisa dipertahankan oleh Veda kemarin, Minggu sore, 31 Mei 2026. Ia tampak kesulitan memacu motornya untuk berada di barisan depan. Bahkan sempat terseok di posisi belasan. Entah apakah karena motornya atau karena faktor lain. Belum ada keterangan resmi.
Pada rangkaian balapan dua hari sebelumnya, ia memulai dengan posisi yang kurang menjanjikan, yaitu P21. Satu-satunya raihan terbaik adalah saat memasuki time attack di Practice. Ia berhasil menyodok ke posisi sembilan yang membuatnya langsung masuk ke kualifikasi dua. Di kualifikasi dua, ia mengamankan grid ke-13.
Start dari posisi ke-13, Veda melaju ke posisi enam. Namun, posisi ini tak mampu ia pertahankan cukup lama. Perlahan-lahan posisinya melorot setelah disalip oleh Alvaro Carpe, Adrian Fernandez, Rico Salmela, Maximo Quiles, Marco Morelli, dan beberapa pembalap lain. Di lap kelima, posisinya sudah berada di urutan ke-16.
Di lap ketujuh, Veda mencoba memperbaiki keadaan. Ia naik ke posisi 14 setelah berhasil menyalip Morelli dan Scott Ogden. Di lap yang sama, Rico Salmela terjatuh, sehingga posisi Veda naik jadi 13, alias kembali ke posisi start.
Di beberapa putaran berikutnya, posisi Veda naik turun, bertukar tempat dengan Valentine Perrone, Guido Pini, Morelli, dan Ogden. Baru pada lap ke-12 ia naik ke posisi sembilan setelah menyalip David Munoz dan Pini.
Posisinya terus membaik, bahkan di lap ke-15, ia sudah berada di posisi keempat, setelah menyalip Joel Kelso dan Hakim Danish. Naik satu posisi lagi dia sudah bisa podium.
Sayang sekali, posisi tersebut tidak bertahan lama. Danish, Uriarte, Carpe, Joel Esteban, dan Rios merangsek ke depan. Di akhir balapan, Veda finis di urutan kedelapan, posisi yang sama dengan di Catalunya.
Sementara itu, pembalap Malaysia Hakim Danish, yang pernah menjadi rivalnya di Asia Talent Cup, berhasil meraih podium tiga. Ini adalah podium pertamanya di ajang Moto3.
Secara keseluruhan, podium kali ini diraih oleh Brian Uriarte, Alvaro Carpe, dan Hakim Danish.
Setalah balapan, kepada SPOTV, Veda mengaku kesulitan menemukan settingan terbaik atas motornya. Kalimat ini seperti menyiratkan bahwa kendalanya ada pada motornya. Tapi, sebagai pembalap profesional yang masih rookie, tentu saja ia tidak mungkin blak-blakan mengkritik motornya yang di bawah performa. Ia hanya bilang akan mengambil banyak pelajaran dan akan fokus ke seri Balaton Park, Hungaria, minggu depan.
Lenteng, 1 Juni 2026
Komentar
Tinggalkan Komentar