Blog ini ditujukan untuk menampung tulisan-tulisan yang saya hasilkan secara instan. Sebagian sudah dimuat di akun Facebook saya dan sebagian lainnya tidak.

Saya menulis berbagai tema. Apa pun. Itu karena saya bukan pakar di suatu bidang tertentu. Saya menulis hanya sesuai keinginan dan lebih sering urusan remeh-temeh.

recent posts

Marc Marquez dan Kecelakaan Horor


Lagi-lagi Marc Marquez terlibat kecelakaan horor saat balapan sprint, Sabtu, 09 Mei 2026, di sirkuit Le Mans, Prancis. Kehilangan traksi ban belakang, membuat motornya highside. Marc terpental dengan hentakan kaki kanannya yang mengerikan.

Tapi, Marc tetap bisa berdiri walaupun tampak pincang. Ia tidak sampai ditandu oleh marshal. Namun begitu, kecelakaan tersebut membuatnya harus absen di balapan utama esok harinya dan beberapa balapan berikutnya. Dia diagnosa patah tulang metatarsal dan akan segera menjalani operasi.

Kecelakaan hebat kali ini bukanlah yang pertama terjadi pada Marc. Enam bulan lalu, di GP Indonesia, ia mengalami cedera bahu kanan. Ia harus absen di beberapa seri terakhir. Untungnya, Marc sudah mengamankan gelar juara dunia di tahun tersebut.

Menurut pengakuannya kepada stasiun televisi DAZN, hasil operasi bahu kanannya tersebut mengalami masalah sejak di Jerez, April lalu. Sekrupnya patah dan bergeser sehingga menekan saraf radial. Kondisi ini membuatnya tidak nyaman dan ia tuding sebagai pemicu kecelakaan hebat kali ini.

Rencana untuk mengangkat sekrup tersebut sudah dijadwalkan sebelumnya. Namun, dengan adanya kecelakaan yang baru, jadwal tersebut dimajukan. Jadi, Marc kali ini akan mengalami dua operasi, yaitu bahu kanan dan patah kaki kanannya.

Dari 2020 hingga saat ini, ada beberapa kecelakaan Marc yang banyak diingat orang. Di tahun tersebut, dia pernah kecelakaan serius di Jerez. Lagi-lagi highside, kecelakaan yang paling ditakuti banyak pembalap. Dia patah tulang hamerus dan harus menjalani 4 kali operasi. Hampir 1,5 tahun absen di lintasan.

Selanjutnya, di Mandalika pada tahun 2022. Highside lagi. Dia mengalami gegar otak dan diplopianya kambuh. Masalah penglihatan ganda tersebut pertama kali diderita Marc saat kecelakaan di balapan Moto2, Sepang, tahun 2011.

Kecelakaan hebat di Mandalika menunjukkan Marc seorang yang tampak kehilangan rasa takut. Saya pernah menulis seperti itu di story Instagram karena saya melihat ia benar-benar tidak memiliki rasa trauma. Selepas kecelakaan itu, setelah kembali ke lintasan di seri-seri berikutnya, ia masih terus berpacu seperti sedia kala. Nyaris tak ada yang berubah dari gayanya berkendara. Agresif.

Namun, Andrea Dovizioso, salah satu mantan rivalnya bilang, bahwa sebenarnya Marc tidak sedang baik-baik saja. Tubuhnya tidak tampak bugar seperti yang dilihat orang-orang. Kecelakaan terakhir di Mandalika menurutnya menyimpan masalah yang belum membuatnya fit hingga saat ini. Terbukti, dari lima seri balapan utama tahun 2026, Marc belum pernah naik podium. Dia hanya podium di balapan sprint.

Kecelakaan demi kecelakaan hebat yang terjadi pada Marc tentu membuat performa tubuhnya terus menurun. Tapi, tampaknya nyalinya tidak pernah surut selangkah pun. Semoga cepat sembuh, Marc!

Lenteng, 11 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar