Blog ini ditujukan untuk menampung tulisan-tulisan yang saya hasilkan secara instan. Sebagian sudah dimuat di akun Facebook saya dan sebagian lainnya tidak.

Saya menulis berbagai tema. Apa pun. Itu karena saya bukan pakar di suatu bidang tertentu. Saya menulis hanya sesuai keinginan dan lebih sering urusan remeh-temeh.

recent posts

Balapan Horor di Catalunya


Balapan horor di Catalunya. Itulah frasa yang mungkin paling pas menggambarkan situasi balapan kemarin, Minggu, 17 Mei 2026, di Barcelona. Dua kali red flag. Dua pembalap harus dilarikan ke rumah sakit.

Red flag pertama terjadi saat balapan memasuki lap ke-12. Dekat tikungan 10, motor Pedro Acosta yang memimpin balapan tiba-tiba bermasalah. Pada saat yang sama, Alex Marquez melakukan slipstream tepat di belakangnya. Ia menarik gas cukup kencang. Malang tak dapat ditolak, motor Acosta ditabrak. Ban belakangnya pecah dan beberapa bagian motornya rusak. Pascainsiden, motor Acosta harus disetut dua pembalap Paramac untuk sampai ke pit.

Motor Alex sendiri keluar lintasan dan terpelanting berkali-kali akibat masuk gravel. Beberapa bagian terlepas dan masuk kembali ke lintasan. Sebuah kepingannya menghantam motor Fabio Di Giannantonio dan membuatnya terjatuh.

Alex Marquez terlempar cukup jauh. Badannya terpental berkali-kali. Jika dilihat dari layar kaca, kecelakaan ini sangat mengerikan. Untungnya segera ada pemberitahuan dari Race Direction bahwa para pembalap dalam keadaan sadar. Pemeriksaan mendalam sedang dilakukan oleh tim dokter.

Karena belum mencapai 3/4 lap, maka balapan akan dilanjutkan kembali. Kecuali Alex Marquez, semua pembalap kembali ke lintasan, termasuk Diggia yang ikut terjatuh.

Pit lane kembali dibuka dan para pembalap memasuki lintasan. Warm up dilakukan.

Balapan dimulai kembali dengan 11 lap tersisa. Para pembalap melajukan motornya dengan kencang. Memasuki tikungan 1, insiden horor terjadi lagi. Kali ini melibatkan Johan Zarco, Pecco Bagnaia, dan Joan Mir.

Saat akan menikung, Zarco tampak kehilangan kendali atas motornya. Ia bersenggolan dengan Joan Mir dan membuat keduanya jatuh. Saat jatuh, badan Zarco mengenai motor Bagnia di sampingnya. Bagnaia pun ikut terjatuh. Yang mengerikan, badan Zarco tersangkut ke motor Bagnia sehingga ikut terpelanting berkali-kali bersama motor tersebut. Jika dilihat dari layar kaca, tampaknya sebelah kakinya yang nyangkut.

Bagnaia dan Mir, saat mengetahui kondisi Zarco, memberi tanda silang dengan tangannya ke Marshal, kode bahwa balapan harus dihentikan. Marshal mengibarkan bendera merah. Balapan dihentikan. Pembalap masuk pit.

Setelah kecelakaan horor kedua ini, Race Direction kembali menyampaikan bahwa tak ada pembalap yang pingsan. Meski begitu, ada beberapa cidera serius yang dialami Zarco. Kemungkinan dia dan Alex akan absen di beberapa seri berikutnya. Belum ada informasi resmi terkait hal ini. Tapi, kemungkinan akan cukup lama untuk Zarco.

Balapan setelah red flag masih sengit. Pedro Acosta terus berusaha mempertahankan posisi depan. Namun, seiring lap berjalan, dia disalip oleh beberapa pembalap lain. Memasuki tikungan dan lap terakhir, ia kena senggol Ai Ogura. Acosta jatuh dan tidak bisa menyelesaikan balapan. Ogura sendiri kena penalti.

Pemenang balapan kali ini harusnya Diggia, Mir, dan Fermin Aldeguer. Namun, karena Mir kena penalti tekanan ban, dia didiskualifikasi dari podium. Akhirnya yang podium adalah Diggia, Aldeguer, dan Bagnaia.

Lenteng, 18 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar